This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
Sabtu, April 21
Kelebihan dan Kekurangan Motor Injeksi
Rabu, April 18
New Honda Blade 110R
New Honda Blade 110R
- Tipe mesin:4 langkah, SOHC, pendingin dengan udara
- Diameter x langkah: 50 x 55.6 mm
- Volume langkah: 109.1 cc
- Perbandingan kompresi: 9,0 : 1
- Daya maksimum:8.4 PS / 7500 rpm
- Torsi maksimum:0.83 kgf.m / 5500 rpm
- Kopling:Ganda, otomatis, sentrifugal, tipe basah
- Starter:Pedal dan elektrik
- Busi:ND U20EPR9, NGK CPR6EA-9
- Kapasitas tangki bahan bakar:3.7 liter
- Kapasitas minyak pelumas mesin:0.8 liter pada penggantian periodik
- Transmsi:4 kecepatan rotary/bertautan tetap
- Pola pengoperan gigi:N-1-2-3-4-N
- Panjang x lebar x tinggi:1.898 x 709x 1080 mm
- Jarak sumbu roda:1.227 mm
- Jarak terendah ke tanah:135 mm
- Berat kosong:104 kg
- Tipe rangka:Tulang punggung
- Tipe suspensi depan:Teleskopik
- Tipe suspensi belakang:Lengan ayun dan peredam kejut ganda
- Ukuran ban depan:70/90 – 17 M/C 38P
- Ukuran ban belakang:80/90 – 17 M/C 44P
- Rem depan:Cakram hidrolik dengan piston tunggal
- Rem belakang:Cakram hidrolik dengan piston tunggal
Modif Vespa PX, 1982
Vespa PX, Nyerempet Racikan Balap
Tampil bak pacuan balap, pastinya beberapa sektor bodi harus dibuat lebih ramping. “Bagian sayapnya kanan dan kiri sudah dipangkas sekitar 2 cm, jadi telihat lebih slim,” bilang Imam yang tinggal di Kayu Putih, Jakarta Timur.
Begitu juga dengan bodi bagian belakang. Areal ini ikut kena pangkas biar tongkrongan motor jadi lebih nungging. Bentuk bodi belakang juga sudah diubah jadi lebih landai. “Biar menyesuaikan dengan bodi yang sudah slim, kedua box juga ikut diubah lebih tipis,” lanjut pria ramah ini.
Paling sip ubahan pada sektor suspensi depan dan areal kemudi. Pada sokbreker depan sudah diganti dengan copotan dari limbah besutan matik Suzuki Brugman 250. “Ubahan ini bikin handlingnya jauh lebih nyaman, apalagi pelek juga sudah diganti dengan milik Kymco lengkap dengan sistem pengereman,” lanjut Imam.
Nah, untuk kemudinya merupakan hasil custom, diolah dari kemudi orisinal yang mengaplikasi lampu bulat. Untuk tuas setangnya juga lebih ditekuk ke bawah biar ergonomi pengemudi lebih merunduk. “Sengaja dibuat begitu biar tongkrongannya benar-benar seperti Vespa balap,” urai pria yang juga gabung di komunitas Vespa ini.
Tidak cuma setang yang bergaya racing, buat sandaran kaki pengemudi tidak lagi nempel di areal dek. Sudah diubah seperti footstep racing yang biasanya diaplikasi pada besutan sport. Sandaran kaki bergaya racing ini diolah sendiri oleh Imam dari bahan aluminium.
Buat mesin, Imam percaya comotan Vespa Excel 200. Biar tarikan makin yahud mengandalkan knalpot racing bikinan lokal.
DATA MODIFIKASI
Ban depan : Pirelli 100/80-10
Ban belakang : Golden Boy 130/70-12
Knalpot : Jipeng
Pelek belakang : Suzuki ST100
Yamaha Soul GT, Aura Muscle Car
Yamaha Soul GT, Aura Muscle Car
“Melalui modifikasi ini, ingin menonjolkan sisi maskulin dari Soul GT. Maka itu, konsep dari muscle car Camaro kami coba terjermahkan secara mendalam,” ungkap Eko Prabowo, GM Promotion & Community YIMM.
Konsep yang diterapkan, tak sebatas konsep. Tapi, memang berawal dari salah satu part yang seakan menjadi ikon buat dari Soul GT. Yaitu, headlamp. Lampu depan yang memiliki bentuk layaknya headlight di Chevrolet (Chevy) Camaro Coupe itu, jadi sumber insipirasi pengembangan modif yang dilakukan.
Enggak salah juga jika selain Camaro, konsep mobil Transformers ikut jadi sumber inspirasi. Terutama, dari tokoh Bumblebee. Itu karena YIMM ingin menjuluki Soul GT modif ini The Monster.
Genre modif sendiri lebih mengarah ke pacuan hot rod. Maka itu, Soul GT ini punya jarak sumbu roda yang lebih mudur. Selain itu, jarak terendah ke tanah dibuat lebih pendek.
Tapi, selain dimundurkan, mesin juga ikut digeser ke sisi kiri sebanyak 5 cm. Kedua hal ini dilakukan karena roda belakang mengaplikasi pelek yang lebar. Pelek belakang pakai ukuran 7 inci. Sedang pelek depan, aplikasi 4 inci.
Bentuk pelek, dirancang berbeda. Artinya, enggak mudah ditemukan di pasaran. Lah wong dibuat sendiri kok. Karena bentuk palangnya menyesuaikan gaya pacuan hot rod yang kekar tapi terlihat dinamis. Ban depan aplikasi 120/70-14 dan belakang 160/70-14.
Simple tapi punya kesan kuat! Ini bisa dilihat dari pemakaian pin hood. Itu lho, part pengencang atau pengait kap mesin yang biasa diaplikasi di mobil-mobil balap. Nah, part ini juga diaplikasi di bagian cover depan Soul GT.
Selain itu, pemakaian variasi pendukung ikut memperkuat kesan hot rod. Misalnya grip gas yang terbuat dari bahan aluminium bilet dan peredam getaran dari bahan telon. Begitu juga spion yang terbuat dari bahan yang sama. Keseluruhan finishing ditutup lewat paduan cat kelir kuning dan striping hitam doff ciri khas Camaro milik Bumblebee.
Honda CRF250L
Honda CRF250L . . . iritnya bisa 44,3 km/liter April 18, 2012
Bro sekalian, setelah nongol akhir tahun lalu di Tokyo Motor show, Honda Jepang akhirnya akan merilis Motor dual Purpose Honda CRF250L untuk pasar umum mulai Bulan Mei 2012 mendatang. Dengan menggunakan Tagline New On & Off Gear Honda berharap spektrum pemakaian atau fungsionalitas Motor dual Purpose yang memiliki mesin common parts dengan Honda CBR 250R ini menjadi luas . . . Spektrum pemakai nya juga diharapkan luas dari Pemula sampai ‘real off road rider’
Mesin CRF 250L
Sepert yang sudah dijelaskan bentuk fisiknya mirip dengan mesin CBR 250R . . . 4 tak 250 cc satu silinder DOHC. Sistem pengabutan Injeksi dengan O2 sensor (close loop), Katalisator di muffler untuk membuat emisi lebih ramah lingkungan, dan mesin berfriksi (gesekan rendah) dengan offset cylinder dan Rocker Roller Arm . . . dan menurut klaim Honda, CRF250L bisa ngirit sampai 44,3 km/liter bila berjalan konstan 60 km/jam. So dengan tangki 7,7 liter bisa ngabreeet blusuk blusukan sejauh lebih dari 250 km . . . okee banget
Sasis CRF 250L
Bicara sasis buat motor off road memang nggak main main . . . soale kalo berkualitas rendah bisa ambrol saat ajrut ajrutan, cmiiw . . . nah, CBR 250L menggunakan sasis utama jenis twin tube berbahan Baja . . . yap nggak jauh dari garis desain CBR 250R yang sama sama twin tube. Cuma kalo CBR rangka street, maka CRF rangka Trail dengan dimensi tinggi diutamakan. Bicara Sok breaker, nggak main main bro . . . up site down 43 mm di depan dengan Prolink monoshock di belakang yang memiliki jarak ayunan 24 cm. Swing arm nya terbuat dari alumunium . . . mantabb
Motor ini juga di lengkapi spidometer digital plus odometer, fuel meter dan jam digital. Lampu depan desain CRF dengan spek bohlam 60/55 watt terang dah tuh hutan belantara . . . kalo masuk Indonesia Jelas ini akan head to head dengan dual purpose kawasaki yang sudah mewarnai semenjak 2008 . . keduanya memiliki spek mesin, sasis dan fitur yang sangat miriiiip . . . so apakah AHM juga memiliki forecast memasukkan Ducal Purpose Ciamik ini? kita tunggu .. . semoga Berguna
Taufik of BuitenZorg
galleri :
Minggu, April 15
Suzuki Satria FU150 Thai-Look
Suzuki Satria FU150 Thai-Look
Sebelumnya, tunggangan itu digarap
Wiwid Catur, modifikator dari bengkel Boy Speed Shop (BSS) di daerah Cibubur, Jabar. Perombakan difokuskan pada bagian kaki-kaki dengan warna ngejreng, tapi gak norak.
Agar serasi dengan kelir merah di bodi, dipasangkan pada kedua peleknya yang berlabel Takasago berrona emas dengan ukuran lebar kedua rims 1,40x17. Sedangkan ban pakai Vee Rubber berprofil 60/80-17 di depan dan belakang 70/90-17.
Sektor ini yang menjadi sorotan para juri. Walau hanya mengaplikasi cutting sticker bermotif grafis gradasi merah, kuning dan oranye, namun kombinasi warnanya dianggap sangat menyatu dengan warna asli bodi. Apalagi ditambahkan striping Suzuki Raider R150.
Tapi ubahannya jelas tak cuma itu. Bagian mesin juga sedikit kena colek. Isi silinder dapur pacu sudah diganti seher Honda Tiger oversize 50. Walau ini silinder head masih orisinal seperti klep, per klep dan noken as. Namun, lubang inlet dan outlet sudah di-porting polish.
“Karbunya standar, cuma spuyer naik 2 step dari standarnya (pilot jet 12,5 dan main jet 112,5),” tutupnya. Karena semburan bensin cukup deras, maka pilihan terakhir dengan mengaplikasikan CDI Rextor Programmable untuk diteruskan ke koil Suzuki RM agar pembakaran sempurna.
Mantap!
Data Spesifikasi :
Ban Dpn-Blkg: Vee Rubber, 60/80-17 & 70/90-17
Pelek Dpn-Blkg: Takasago Gold, 1,40x17
Sepatbor Depan: Karbon Hitam
Handle Kiri-Kanan: Kitaco Full Set + Krom
Maste Rem Depan : R1
Disk Depan: NUI Thailand
Seher: Honda Tiger Oversize 50
Koil: Suzuki RM
CDI: Rextor Programmable
Knalpot: DBS
Head Lamp: HID Plus Angle Eyes








































































