This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Minggu, September 9

Promo Video: 2011 Kawasaki Z750R


Official video of the 2011 Kawasaki Z750R , in our opinion this is still one of the best naked bike we have seen.

Sabtu, Agustus 25

Kumpulan Modifikasi Motor Ninja


Heeemmm....... kali ini saya akan mencoba share ke sobat blogger semua tentang modifikasi motor kawasaki ninja. Yach mungkin di bawah ini sedikit membantu sobat semua yang ingin memodifikasi motor ninjanya atau baru berkeinginan saja. Mungkin bisa terinspirasi dari gayanya, warnanya, bentuk atau juga perpaduan dari semuanya sobat. Nah kalau saya sendiri ingin semuanya sobat. Tapi apa mungkin ya. Semoga impian dari masing-masing kita bisa tercapai ya sobat. Nah selamat menikmati ya sobat blogger semuanya.














Rabu, Agustus 8

Modifikasi yamaha jupiter z1

Yamaha All New Jupiter Z1, Wujud Bebek Modern




Satu lagi konsep modifikasi Yamaha All New Jupiter Z1 yang disodorkan PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM). Kalau sebelumnya kental nuansa racing nya, yang ini lebih dekat pada konsep masa depan.

"Konsepnya bebek modern," beber Eko Prabowo, GM Marketing Communication & Community PT YIMM sambil menjelaskan kalau modifikasinya ini masih dikerjakan oleh jawara Yamaha Cuzztomatic 2011, 909 Hot Matic dari Bandung.

"Order dari Yamaha selalu unik. Untuk model baru Jupiter Z1, gue belum dikasih lihat motornya tapi sudah disuruh ajukan konsep modifikasi. Jadinya hanya bisa berimajinasi, tapi untungnya bisa cocok," beber Yayank sang modifikator yang hanya diberi waktu satu minggu saja.






Untuk mendapatkan kesan modern, kelir motor sengaja dipilih silver. "Selain itu semua detailnya diusahakan berwarna silver juga. Beberapa variasi juga sengaja dipilih yang terbuat dari proses CNC," jelas modifikator yang bengkelnya ada di Jl. Cihampelas No.187, Bandung ini.

Misalnya pelek dipilih monoblock keluaran EVO, lalu swing arm sengaja dicari alumunium berstabilizer. Tuas rem, tuas transmisi, tutup oli dan cover kaliper juga diganti bermaterial alumunium berwarna silver.

Agar makin dramatis kesan modern-nya, lampu-lampu sengaja dicat biru dan diganti dengan LED yang hemat energi. "Motor masa depan pastinya lebih hemat energi dan hemat bahan bakar. Makanya ban sengaja tidak dibuat besar, tapi tetap ukuran standar biar enggak boros bensin," ujar pria yang selalu berpenampilan stylist ini.

Tantangan Modif
Salah satu tantangan mengerjakan modifikasi motor-motor gress dari pabrikan adalah soal pemilihan variasi yang akan dipasang. "Karena motor baru, aksesorinya belum banyak. Meski bolt on harus tetap custom lagi. Atau malah bikin sendiri," jelas Yayank.

Misalnya knalpot, meski bolt on pakai keluaran Leo Vince, tapi soal aplikasinya tidak bisa langsung pasang. "Harus mengawinkan dengan leher knalpot bawaan motor, soalnya belum ada knalpot khusus Jupiter Z1," kekeh pria ramah ini.

Modifikasi honda karisma racing concept

Modifikasi honda karisma racing concept

Bicara mengenai modifikasi motor balap berikut akan saya bahas mengenai modifikasi honda karisma yang di modif untuk balapan. Motor ini di modif habis di bagian mesinnya ,karena memang focus untuk balap. Piston standart dig anti dengan piston Honda Tiger oversize 150 diameter 65 mm dengan setang piston Legenda.


Meski lebih pendek 2 mm, ubahan dibuat untuk kejar paking tipis. Stroke dibikin 6 mm dengan total 63,9 mm. bagian bibir kepala silinder di papras 1,2 mm dengan lebar dan sudut squish ikuti diameter piston. Biar buka-tutup tetap rapat,  untuk  klep di ganti  EE-5. "Kalau buat Honda, klep jangan terlalu besar. Mesti dikecilkan jadi 32/27,5," .

Kem tetap pakai asli. Hanya dimodifikasi. Angkatan klep buang dibikin 9,1 mm dan katup masuk diracik jadi 9,4 mm. Agar tidak kehilangan power saat pindah gigi, rasio girboks dihitung ulang.

Dipilih gigi 4 punya perbandingan overdrive. "Perbandingan gigi asli 24/26 mata diganti 25/25 biar putaran atas enteng. Selain itu untuk koil dig anti dengan koil Suzuki RM125 dan karburator menggunakan karburator keihin PE . untuk yang lainnya menggunakan standart dari motor karisma tersebut.

 DATA MODIFIKASI :
Piston                   : Honda tiger (oversize 150 diameter 65mm)
Setang piston        : honda legenda
Klep                     : EE-5(klep buang 9,1mmdan klep masuk 9,4mm)
Ban depan            : Commet 50/100-17
Ban belakang        : Hut 60/90-17
Koil                      : Suzuki RM125
Karburator           : Keihin PE 28
Sok belakang       : KTC

Selasa, Agustus 7

Modifikasi Honda Click 125 (vario 125) By Likit Racing

Modifikasi Honda Click 125 (vario 125) By Likit Racing

Kalo di Indonesia baru aja launching…beda di thailand yg beberapa bulan kemaren udah launching duluan..makannya udah ada beberapa yg dirombak dan dimodip..salah satunya garapan rumah modifikasi Likit Racing ini…
Honda Click aKa Honda Vario 125 ini dimodif rada minimalis tapi juga techno…dibalur warna biruuu tanpa goresan airbrush membuat metik 125 ini terlihat minimalis dan elegan…

Trus hitech nya dimana om??….liat di beberapa bodi….dilapisi oleh akrilik dan baru ditempelin ama sticker..kesannya emang kerenn..dan patut dicobanih…oh iya…untk ban nya pakai ring 10″ dan udah aplikasi type slick..rada racy nih :D 


Silahkan yg udah punya vario 125…bisa dimodip kek gini hehehehehehehe :D

Kawasaki Ninja 250R, Pelopor Modif Blink-Blink!


Modif Kawasaki Ninja 250R, 2012 (Bukittinggi)

Kawasaki Ninja 250R, Pelopor Modif Blink-Blink!


Modifikasi Kawasaki Ninja 250R umumnya beraliran sport. Warna-warna ngejrenk di bodi dipadu dengan hitam atau pelek berwarna gold agar makin kental nuansa racingnya. Itu yang lain, beda dengan Jonny dengan Kawasaki Ninja 250R SE miliknya.

"Bosan sama warna-warna hitam atau gold. Makanya saya piling kroom yang lebih terlihat mengkilap," buka pria asal Bukittinggi ini. Jadi ingat modif moge ceper dan blink-blink yang ramai di Amerika.

Untungnya, niat ini didukung komponen yang punya warna seirama. Paling istimewa adalah pelek depan-belakang yang dipakainya. "Itu adalah pelek Suzuki Hayabusa limited. Dari sananya sudah kroom," ungkap pengusaha garmen di pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat.

"Kualitasnya bagus sekali. Sampai bisa buat ngaca," herannya sambil membandingkan dengan swing arm Honda CBR 1000R yang dikroom sendiri dengan biaya Rp 3 jutaan tapi tidak semengkilap kroom bawaan pabrik. "Namanya juga pabrikan, mau bikin apa saja bisa," kekehnya.



Pemilihan suspensi depan pun akhirnya disesuaikan. Baru Motor Sport (BMS), bengkel yang menangani modifikasi motor ini memilih sok upside down ZX-6R keluaran 2008 yang berwarna silver mengkilap. Makin blink-blink pernik-pernik kecil seperti spion Fly Quick dan gas spontan Active juga dipilih yang berwarna silver.

Tidak berhenti sampai disitu, variasi silver juga bisa dilihat pada footstep X-Race, footstep boncenger dari Bikers dan frame slider X-Race. Sedang kaliper depan-belakang kena sentuhan kroom.

Lanjut ke Bodi. Untuk yang satu ini Jonny pilih bodi LE series 2 bolt on. Sebenarnya sudah ada cover bodi fiber dengan desain lebih baru, tapi tetap Jonny pilih yang ini. "Saya suka matanya, terlihat tajam," bebernya.



Sedang airbrush, Tomi Airbrush dapat mandat untuk mempertahankan kelir hijau bawaan motor. Hasilnya paduan kelir putih yang dipilih masih mampu membuat kilapan kroom di kaki-kaki terlihat mencolok. Keren bro!

Tongkrongan keren motor ini jadi pajangan di depan toko. "Karena banyak kroom harus rajin bersih-bersih. Habis dipakai, sampai rumah jangan lupa dilap dulu," aku Jonny.


 Data modifikasi
Pelek: Suzuki Hayabusa
Ban: Pirelli Diablo Super Corsa
Sokbraker depan: Upside Down Kawasaki ZX-6R
Sokbraker belakang: Honda CBR 1000R 2012
Swing Arm: Honda CBR 1000R 2012
Bodi: Fiber LE series 2
Master rem: Brembo
Handgrip: Rizoma



thax for otomotifnet.com untuk sumber

Minggu, Agustus 5

Raja-raja Motor Sport 150cc

Raja-raja Motor Sport 150cc


Yamaha Vixion (istimewa)
PASAR sepeda motor kelas 200-250cc boleh saja rontok, tapi tidak bagi kelas 150cc. Segmen yang satu ini justeru menorehkan kenaikan 17,37% pada semester pertama 2012.
Siapakah raja-raja di kelas motor 150cc? Coba kita telisik produk-produk milik anggota Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (Aisi).
Yamaha Vixion masih terlalu tangguh bagi para kompetitornya. Motor sport yang merangsek pasar pada 2007 itu, masih nangkring diposisi nomor wahid. Pada semester pertama 2012, Vixion mengantongi volume penjualan sekitar 150 ribuan unit dengan pangsa pasar 45,86%.
Motor bermesin injeksi tersebut memang cukup licin di pasaran. Sekalipun dikepung produk kompetitor, Vixion selalu lolos dipuncak pangsa pasar. Saat ini, setidaknya ada enam merek milik anggota Aisi yang bermain di kelas sport 150cc. Berbeda dengan tahun 2010 yang masih tiga merek.
Rupanya, tren pertumbuhan yang terus bergulir di segmen 150cc, membuat para produsen melirik kelas tersebut. Tengok saja misalnya PT Astra Honda Motor (AHM). Pada 2010, AHM atau Honda menelorkan New Megapro 150cc. Motor itu merupakan reinkarnasi dari Megapro 160cc. Namun, pada 2011, AHM memasukan CBR 150 R untuk merangsek segmen ini. Bahkan, Yamaha pun ikut membentengi diri dengan melahirkan Byson 150cc. Hanya saja, motor sport bermesin karburator itu, belum mampu menandingi sang raja, Vixion.
Segmen motor sport 150cc terus bertumbuh dalam rentang tiga tahun terakhir. Jika pada semester pertama 2010 masih sekitar 130 ribuan unit, setahun kemudian melejit menjadi 279 ribuan unit. Kini, pada paruh pertama 2012, melonjak lagi menjadi 328 ribuan unit.
Kontribusi segmen motor sport 150cc mencapai sekitar 9% terhadap total penjualan motor Aisi. Siapa coba yang tidak ngiler untuk bermain di kelas tersebut.


Oh ya, di kelas tersebut, Kawasaki juga merangsek dengan dua brand, yakni Ninja 150 dan KLX 150.
Di bawah Vixion, pemain kedua terbesar adalah Honda New Megapro yang mengantongi pangsa pasar sekitar 19,01%. Namun, raihan pada semester pertama 2012 itu anjlok jika dibandingkan periode sama 2011 yang masih sekitar 34,80%. Entah ada angin apa.
Merasakan legitnya kelas 150cc, bisa jadi para produsen anggota Aisi bakal menelorkan produk anyar. Atau, terus memoles tampilan masing-masing. Tinggal konsumen yang memilih, mana produk yang pas dengan kebutuhan dan isi dompet. 

Senin, Juli 16

New Jupiter Z1


Lorenzo dan Spies Kagum Melihat New Jupiter Z1 di Mugello



Seperti janji PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), bahwa New Jupiter Z1 akan ikutan di MotoGP sebagai motor pendukung Jorge Lorenzo dan Ben Spies untuk beraktifitas di paddock, akhirnya diluncurkan hari ini (12/7) di Mugello. Rasa kagum pun langsung terlihat dari kedua pembalap tim Yamaha tersebut. Mereka cukup antusias untuk mengendarai motor tersebut.

“Senang rasanya memiliki New Jupiter Z1 di paddock, modelnya sangat menyenangkan dan rasanya akan nyaman digunakan berkeliling di paddock. Rasanya saya juga ingin memilikinya di rumah dan juga sebagai bentuk dukungan saya pada rekan-rekan saya di Indonesia,” ujar Lorenzo.



Tidak jauh berbeda dengan Lorenzo, Spies pun menganggap bahwa New Jupiter Z1 ini adalah sebuah pemberian yang luar biasa. “Akan selalu ada perasaan senang jika kita menggunakan motor yang unik di paddock dan saya sangat menikmati New Jupiter Z1. Saya yakin motor ini juga akan meraih kesuksesan di pasar Indonesia,” timpal Spies.

Untuk merayakan peluncuran New Jupiter Z1 di MotoGP, logo New Jupiter Z1 akan dipajang pada beberapa bagian untuk menggantikan tulisan Semakin Di Depan. Termasuk di buritan motor, lengan wearpack pembalap dan di punggung bawah pembalap.

Modifikasi Yamaha 

Jupiter Z1




Yamaha akhir2 ini di setiap launching produk barunya selalu memajang motor yang telah dimodif, hal ini tentu untuk memberi inspirasi para biker yang ingin memodif tunggangannya, selain itu memberikan nilai selling plus karena motor terlihat lebih keren dan sesuai dengan karakter yang ingin diusung, Tidak terkecuali Jupiter Z1, motor ini pun telah mendapatkan sentuhan modifikasi yang ciamik.
Saat soft launching Jupiter Z1 ada 2 motor yang telah dimodif, kabarnya rumah modif yang dipilih adalah modifikator yang telah memenangi Lomba kontes modifikasi dibandung, yuk bahas salah satu yang kelir orange saya suka nie :mrgreen:disimak yuk dari sumbernya http://www.motor-modif.com
Motor ini berkelir putih mutiara dengan kombinasi warna jingga menyala yang ada pada air scoop depan, panel bodi bagian tengah, dan pelek depan belakang. Warna jingga juga ada pada list bodi depan, tulisan Yamaha, Z1, dan Jupiter Z1. Motor ini mengusung gaya balap dengan ‘membutakan’ lampu depan dengan kelir hitam begitu pula lampu belakang yang dibuat efek smoke. Uniknya lampu sein depan tetap dipertahankan identitasnya. Sepatbor belakang dipotong seperlunya untuk memberi kesan sporty.
Untuk kaki-kaki, pelek dilabur warna jingga terang dibalut karet bundar Bridgestone Battlax BT39F dengan ukuran bagian depan 90/80 – 17 dan belakang 100/80 – 17. Sektor pengereman yang depan masih mempertahankan master dan caliper standar yang diberi pelindung akan tetapi memakai disc aftermarket Rotora full floating. Sistem pengereman belakang masih mempertahankan rem tromol karena dianggap sudah mumpuni. Suspensi depan memakai model upside down variasi. Suspensi belakang memakai produk aftermarket dengan kelir pegas warna putih. Untuk footstep memakai Kitaco.
Saluran gas buang memakai produk desain khusus Yoshimura Jepang untuk Z1. Ngeri ! Begitu pula cover tutup kick starter. Untuk pelapis jok benar-benar paduan estetika dan fungsi, dengan benang warna jingga membuatnya enak untuk dilihat juga untuk diduduki.

Senin, Juli 2

Helm Ada Kadaluarsanya Loh


Helm Ada Kadaluarsanya Loh

Henry Tedjakusuma (foto:edo)
FUNGSI helm bagi pesepeda motor amat vital. Manakala terjadi benturan akibat insiden atau kecelakaan, fatalitas di kepala pemotor bisa direduksi oleh helm. Tentu saja risiko menjadi berkurang jika kualitas helm tergolong mumpuni.
Di Indonesia, semua helm yang diproduksi dan diperdagangkan harus memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) 1811-2007. Lazimnya negara-negara lain di dunia, standar tersebut berfungsi ganda. Pertama, melindungi pesepeda motor dengan mewajibkan para produsen membuat produk berkualitas tinggi. Kedua, memproteksi produsen domestik dari serbuan produk impor yang tak memenuhi standar domestik.
Terlepas dari itu, fakta menunjukkan, kesadaran memakai helm ketika bersepeda motor masih jauh dari menggembirakan. Di antaranya, masih ada keengganan memakai helm dengan dalih berkendara untuk jarak dekat. Padahal, kita tahu kecelakaan tak pernah mengenal jarak. Bisa terjadi dimana saja.
Saking pentingnya helm bagi pesepeda motor, negara memasukan aturan pemakaian helm ke dalam Undang Undang No 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Maklum, mayoritas kematian pemotor yang terlibat kecelakaan dipicu oleh luka di kepala.
Dalam UU tersebut ditegaskan, pemotor dan penumpangnya wajib memakai helm. Kualitas helm yang dipakai harus memenuhi SNI. Jika melanggar aturan, siap-siap saja disemprit denda maksimal Rp 250 ribu atau penjara maksimal satu bulan. Gawat kan?
Kadaluarsa
Selain memilih helm yang memenuhi standar, para pemotor juga harus memahami cara memakai helm yang benar. “Caranya, pegang tali helm, lalu helm ditaruh di atas kepala dan masukan ke kepala,” jelas Henry Tedjakusuma, marketing director PT Tarakusuma Indah, saat berbincang dengan saya di Jakarta, baru-baru ini.
Selain itu, pengaitnya harus terkunci dengan benar. Kancingkan pengait helm hingga bunyi klik. Pemakaian yang benar memaksimalkan helm untuk melindungi kepala para pemotor.
Dia menambahkan, konsumen juga hendaknya perhatikan kode produksi helm yang tertera di dalam helm. ”Kadaluarsa helm berkisar 4-5 tahun, tergantung pemakaian,” sergahnya.
Untuk menjaga kualitas helm, jelasnya, para pemotor hendaknya tidak menaruh helm menghadap ke atas saat menggantung helm di motor saat parkir. Bagian dalam itu bakal mudah rusak karena terkena air.
Selain itu, tambah Henry, jangan menyimpan helm di atas tanki motor. Uap bensin juga bisa merusak kualitas helm. ”Bau uap bensin juga merusak kesehatan pemotor,”tukas dia.
Sementara itu, Tugimin, suvervisor Research and Development Tarakusuma Indah menambahkan, kadaluarsa untuk helm yang dipakai secara rutin selama tiga tahun. ”Namun, kalau disimpan di toko bisa lima tahun,” kata dia.
Selain kualitas kulit luar helm yang keras bisa menurun, tambahnya, busa bisa di dalam helm juga bisa keropos.

Kode tahun produksi helm ada di bagian dalam helm.(foto:edo)
Saat disinggung mengenai kualitas helm jika terjatuh saat berkendaara, Tugimin mengaku, kualitas helm tersebut praktis menurun drastis. Kemampuan helm menjadi tinggal 20% dalam melindungi kepala. ”Kami tidak merekomendasikan helm untuk dipakai lagi,” tukas dia.
Sedangkan jika helm terjatuh dari ketinggian sekitar satu meter, atau jatuh saat disimpan di atas motor, kualitas melindunginya tinggal 80%.
Nah, sudah cukup jelaskan? Helm ternyata memiliki kadaluarsa.

Selasa, Juni 19

Sejarah RX-KING "RX-King, legenda raja jalanan"





RX-King, legenda raja jalanan

Siapa yang ga tahu RX-King. Itu lho motor 2 tak yang terkenal pas tahun 1980-an ama 1990-an sebagai motornya penjambret. Kalau diitung-itung motor ini panjang umur juga ya di Indonesia. Keluarnya tahun 1983 dan discontinue 2008, wogh berati 25 tahun masa produksi tanpa perubahan body yang berarti waooow… Dan kalau ditambah RX-K yang masuk Indonesia, berati umur motor ini 29 tahun, soale RX-K masuk pada 1980. Ngomong-ngomong soal RX-K, motor ini mesinnya hampir sama dengan RX-King, bedanya RX-King udah YEIS, RX-K belum. Mungkin ente-ente sudah jarang melihat RX-K ya  , wong lihat RX-King aja belum tentu tiap hari kok hehehe. Ya iyalah, dan lagi banyak RX-K yang dimodif jadi RX-King.
O ya ngomong2 soal RX-King, aku dah cerita belum soal RX-King paman ane yang dijual murah gara-gara dia sakit diabet dan butuh duit buat biaya pengobatan. Betule pengen itu leken, sekalian belajar pake motor koplingan. Eh sang papa malah punya pendapat lain dengan membelikan ane Supra X 125. Duh eman cak, padhal New RX-King (yang lampunya bunder itu lho) itu waktu dijual masih kilometer 4000 apa 6000 gitu, harganya ya lumayan – beli baru Rp 18,5 dilepas Rp 13 jutaan (kalau ga salah). Tapi ga apa apa kok Supra irit, bensin 10ribu bisa buat 4 hari huakakak.
Dan memang kalau mau bercerita sejarah RX-King memang harus ngomongno RX-K sisan, ya gimana lagi, mereka masih saudara kandung kayak Honda Kharisma-Supra X 125, mesinnya hampir sama, cuma beda beberapa komponen 
Aslinya RX-K adalah obsesi Yamaha Jepang sono buat membuat motor dengan cc-kecil tapi larinya kayak Harley Davidson. Pada 1970 dikembangkanlah RX-K 135cc, tapi memang RX-K ga berumur lama di Jepang, makanya sekarang sendiri susah cari peninggalan RX-K di Jepang. Btw katanya jaman dulu anggota gangster Yakuza suka naek RX-K lho — ya katanya orang-orang Jepang yang udah tua lho.
Ceritanya berlanjut di Indonesia (ya RB92 aja lahrinya 1992 hehehe) pada tahun 1980, YMKI memasukan motor RX-K 135cc (pasnya sih 132cc), kalau dipelototin saingannya ya Honda GL125 (katanya papa waktu itu belum ganti nama jadi GL Max  ). Karena RX-K 2 tak 135cc dan GL125 ya 125cc 4 tak, jelas GL125 kalah di aspal, namun mungkin masih menang di penjualan (yang senior dan yang tahu monggo coment). Kalau buat ukuran tahun 1980 power RX-K yang 17,5Hp @ 7500rpm dan bisa digas sampe 150kph itu udah edan sen cin ping. Tapi mungkin awal tahun 1980-an masih jaman kejayaannya sport Honda (dengan GLSeries, CBSeries – CB100 generasi terakhir, dan CG Series), maka mungkin Yamaha RX-K kurang laku, Gak heran umur RX-K ini pendek, mulai masuk 1980 dan selesai produksi tahun 1983 pokoknya sampai RX-King dilaunching.
RX-K
sorry gambarnya ini, banyak RX-K yang udah dimodif
:roll:
Nah aslie, YMKI sudah merencanakan kelahiran RX-King, soale gini, YMKI pas jaman itu survey. Orang Indonesia itu maunya sepeda motor yang kayak apa seh? Apa mereka mau matic yang ada AHO-nya, apa mereka mau sepeda motor roda 3, atau apa mereka mau Yamaha V80 Fuel Injection, nah ternyata perkiraan saya ini salah semua (ya iyalah lha wong aslie wes ngaworr kok :mrgreen: ). Akhirnya didapat kesimpulan. Orang Indo mau motor 2 tak yang irit, larinya buanter, tarikannya kayak dijambak setan, dan bisa nanjak kayak motor 4 tak.
Nah soal irit, dan bisa nanjak kayak motor 4 tak, itu saya cuma denger rumor dari para ABG tahun 1980-an dan sekarang tetap menjadi ABG (Anak baru Gocap) dan beberapa blogger serta beberapa URL yang tak lihat di Chrome saya. Tapi kalau banter, walaupun belum pernah njajal tapi ane 2 kali diasepin RX-King (hei RedBike, sadar diri po’o, Supra mu guduk lawane RX-King cak – yo yo hahaha)
Nah seberapa banternya RX-King, ini speknya
Tipe Mesin : 2 Langkah, Air Cooled
Diameter x Langkah : 58,0 x 50,0 mm
Volume Silinder : 132 cc
Perbandingan Kompresi : 6,9 : 1
Kopling : Manual, Basah, Multiplat
Susunan Silinder : Satu/Miring
Gigi Transmisi : 5 Kecepatan
Pola Pengoperasian Gigi : 1-N-2-3-4-5
Karburator : VM 26 x 1 MIKUNI
Kapasitas Oli Samping : 1 Liter
Baterai : GM 3-3B/12,3
Busi : BP 8HS-10
Sistem Pengapian : CDI
Sistem Pelumas : Autolube
spek copas dari : http://yrki.forumotion.com/t5-spesifikasi-yamaha-rx-king) 
Woke tarik kopling oper perseneleng
RX-King dirancang oleh orang-orang 
Konoha
 Jepang yang namanya 
Mugiwara Rufi, Uzumaki Naruto, dan Nobi Nobita
 Nobuo Aoshima, Chikao Kimata, dan Motoaki Hyodo. Konon katanya para partisipan riset langsung melongo dan terkesima melihat RX-King awal. Ngomong-ngomong kenapa namaya RX-King bukan RX-As (kan kartu AS nilainya lebih tinggi dari King kalau maen Cap sa :mrgreen: ) Ooh soalnya kan basisnya dari RX-K, makanya biar nyambung K-nya ditambahi ing, jadinya King yang berati raja, jadi maknanya Yamaha RX- yang jadi raja jalanan hehehe :mrgreen:
Lha terus bedanya RX-King ama RX-K apa?
nah setahu saya, bedanya RX-King dan RX-K adalah (koreksi kalau salah) :
  1. RX-K masuk duluan jadi umurnya lebih tua dari RX-King hehehe :mrgreen:
  1. RX-K rakitan jepang dan masuk secara Built Up, sedang RX-King sudah CKD, kalau ada yang bilang King Cobra itu masih rakitan jepang, yang utuh dari Jepang itu blok mesinnya, dirakitnya ya tetep di Indo hehehe :D
  1. RX-K itu ada half fairingnya, jadi aslie punya batok lampu kayak RX-Z (cuma desainnya klasik poll), RX-King itu naked bike. Secara desain tangki, tangki RX-K lebih membulat daripada tangkinya RX-King yang agak kotak
  1. RX-King udah pake teknologi YEIS, sama kayak RX-Special dan Yamaha Tiara yang muncul bertahun-tahun-tahun-tahun kemudian (kalau diitung dari kalender 1983 lho ya). Jadi gosipnya RX-King agak irit (katanya oom Extra kapanane sih 1:35)
Apa itu King Cobra, King Master, dan New King
Nah sak tauku sisan, RX-King Cobra itu RX King model awal. Namanya aslie cuma King, cuma karena pake stang model leher ular kobra, makanya namanya King Kobra dan spedometernya masih kotak alias kubus. Tahun 1980-an kan stang model leher kobra kan lagi ngetren (kalau sekarang stang model jepit ala cafe racer yang ngetop) hehehe. King Cobra, kode blok mesinnya Y1 dan Y2. Terus dibuat tahun 1983-1991.
King Master, RX-King pengganti King Cobra, kurang paham sih kalau dari sisi body perbedaanya, tapi kalau di mesin, kode blok mesinnya Y1-Y4. Katanya Y1-74 itu buatan Indonesia alias Yamaha Pulogadung. Versi ini katanya dibuat tahun 1992-2001, hmm lumayan lama yo hahaha hehehe hohoho
Terus antara tahun 2001-2006, RX-King spedonya udah bulat, pokoknya keren dah, terus stripingnya juga udah mulai modern sejak tahun 2002. Ciri khas King versi ini adalah headlamp-nya yang agak oval dikit. Oh ya, kalau RX-King yang lama di tangkinya ada tulisannya YAMAHA (jelas pake font Impact :mrgreen: ) dan tulisan RX-King model font berbuntut (serif semi dekoratif) di tutup accu-nya, terus yang tahunnya lebih muda, Tulisan RX-King Sans-Serif di tangkinya dan Tulisan Yamaha yang lebih kecil di tutup accu-nya, tapi ga tau itu sejak tahun berapa pindah posisi :mrgreen:
RX-King yang stripingnya baru
Yang terakhir adalah New RX-King, versi terakhir ini ga ada asepnya, karena sudah pake EURO2, dijual sama penerusnya yaitu Vixion (beberapa blogger bilang kalau penerus King itu Scorpio, gtw mana yang bener hehehehe). Konon King ini ramah lingkungan tapi larinya juga lebih ramah karena knalpotnya ga berasap. New RX-King headlamnya bulat (mbalek lagi kayak Headlamp RX-100 ama RX-125 :mrgreen: , stripingnya keren, seinnya dah model Vixion lawas, knalpotnya model baru, sayang lampu belakangnya masih kayak spongebobs alias kotak, retro abizz ya :mrgreen: khusus yang versi terakhir ini, ya King ini yang punyanya paman ane (gtw saya dari kecil disuruh panggil entio) yang terpaksa dijual murah ini hehehe.
New RX-King yang ga ada asapnya
Tapi dengan segala kelebihan RX-King, motor ini aslinya juga ada yang lebih banter. Mungkin kalau tahun 1983, King Cobra paling banter di Indonesia, tapi 1984, Kawasaki Binter AR-125 2 tak 125cc keluar dan konon lebih buas dari RX-King, sayang umurnya pendek karena ATPM-nya juga tutup tahun 1986 (note : ATPM-nya bukan KMI tapi Bintang Terang-nya Edi Tansil hehehe). Selain itu mesinnya juga konon katanya gampang panas, bisa sih dibuat touring (tenaga dan speednya juga cukup kok hehehe :mrgreen: ) tapi harus sering mandek-mandek, bukan ridernya yang disuruh ngaso, tapi motornya ngaso sek, nek gak gitu iso overheat.
Selain itu, kenapa King Cobra lebih dicari daripada King Master keatas, karena ada gosip blok mesin Yamaha Pulogadung (YP) kualitasnya tidak sebagus Y1-Y4 dan yang tanpa Y-Y-an (blok mesin tua punya RX-K). Kurangnya lagi, sebelum tahun 1995 (kalau ga salah), rem RX-King depan masih cakram 1 piston, dan belakangnya, tahu sendiri kan tromol… ya masak motor banter rem belakangnya tromol. Tapi katanya rem tromolnya oke kok :roll:(bingung dewe jadine)
Kenapa RX-King (terutama yang pas jaman knalpot ngebul) laku
Sederhana, menurut opini ane, RX-King walaupun bukan paling banter di Indo (ingat RGR, Ninja, RX-Z, Honda NSR, Yamaha TZM150) tapi kan sudah diitung banter kan. Lagipula orang Indonesia kalau dilihat lihat suka ama motor yang : kenceng, murah, irit, dan sparepartsnya murah. Jaman dulu pilihannya ada 3, GL-Max dan GL-Pro, RX-King dan Suzuki RG (bukan RG-R lho ya). Masalahnya Harga GLMax/Pro kurang lebih sama dengan RX-King tapi dengan lari yang masih kalah, makanya di daerah pesisir RX-King lebih laku, kalau dipegunungan ya GL-Max yang enak buat nanjak laku. Jadi dengan tenaga yang besar dan harga yang masuk akal, RX-King laris manis.
Ga percaya, susah lho nemuin iklan RX-King dan GL-Max di mbah Google, ada nih satu, ya kalau jarang diiklankan, berati motor itu nek ga laku keras atau tambah ga payu blas. Kalau misal RX-King ga laku… tapi masih banyak RX-King kuno yang seliweran di jalan kok.
Oh ya nih iklannya RX-King, nemu 1 ama iklannya Yamaha lain heheh
1980-1985 motor apa hayo yang ilang hehehe
Nasib RX-King sekarang
nah seperti nasib motor tua kebanyakan, selain dipelihara dengan baik dan benar oleh penghobi RX-King yang memang jumlahnya uakeh, kadang juga sepintas kelihatan motor ini dibuat angkut barang rombeng. Serius, motor ini kadang dibuat ngangkut sayur, ngangkut krupuk dan laen-laen. Tapi beberapa RX-King dimodif abis-abisan, bahkan cenderung trondol.
Dan seperti motor bertenaga lumayan gede pada umumnya, kalau jatuh di tangan rider 4L@y, ya dibuat ugal-ugalan ga karuan. barusan tadi pagi lihat Rider RX-King alay didepan mata, hampir aja nabrak angkot tuh orang ckckck :twisted:
Harga jual RX-King
karena sudah didiscontinue, maka RX-King ga ada yang baru alias sudah seken semua hehehe. Nah bagi yang minat beli RX-King seken. Harganya beda-beda. Maksude di tiap daerah beda-beda. Di kaskus, kapanane ada yang jual RX-K tahun 1981, katanya udah full modif dengan mesin RX-King, mintanya 17 juta nego :roll: (what mahal amat ya nyak babe ya) Di Jakarta harganya super murah, Yang tahun 1996 harganya Rp 3.5juta doank, kalau yang di Surabaya, kapanhari lihat iklan baris, tahun 1996 mintanya Rp 5 juta bisa nego (ga nelpon sih, kan ga ada rencana beli hehehe) ama ada tahun 1991 mintanya Rp 3,5juta bisa nego (konon kata papa, orang Surabaya lebih seneng ama RX-Special soalnya RX Special cc-nya lebih kecil jadi jauh lebih irit. Nek di Jogja ama Medan, harga RX-King seken masih tinggi-tingginya dan konon sudah masuk taraf ga masuk akal. Woow, keren.