All About Otomotif

Selasa, Maret 6

Mengganti Connecting Rod atau Stang Seher


Mengganti Connecting Rod

Setelah pemakaian sepedamotor sekian lama, maka selain mengganti yang kelihatan seperti ban, kampas rem, dll, kemudian ada suara mesin yang berbeda, mulai berisik, walaupun sudah setel klep (valve clearance), mungkin sudah waktunya untuk mengganti setang seher (connecting rod) yaitu batang yang menghubungkan kruk as (crank shaft) dengan seher (piston).
Bunyi berisik mesin berasal dari bagian besar pin setang seher (big end connecting rod), karena umur pemakaian maka laher (bearing) mengalami keausan, clearance membesar hingga akhirnya timbul suara kasar, kadang-kadang sampai ada yang mengatakan “Lho, suara mesin sepedamotornya koq seperti mesin jahit?”
Penggantian setang seher (connecting rod), termasuk servis besar karena untuk mencapai komponen ini perlu melakukan pembelahan mesin, jadi pilihlah bengkel yang benar-benar meyakinkan untuk melakukan pembedahan ini, mesin sepedamotor akan dibuka sampai semua isi dalam mesin dapat terlihat, termasuk juga bisa melihat susunan gigi transmisi.
Selain merupakan servis besar, pemasangan setang seher (connecting rod) yang baru juga memerlukan keahlian dan alat khusus; mesin press 10~15 ton, berikut ini adalah cara melakukan penggantian setang seher (connecting rod), yang sekaligus melakukan balans pada kruk as (crank shaft) di bengkel CAHAYA Motor Jatinegara (silahkan klik untuk alamat lengkapnya).
Bawa kruk as komplit (crank shaft assy) yang ingin diganti setang seher komplit (connecting rod assy) yaitu sudah berikut bearing dan pen kruk as (crank pin) yang baru.
Disini juga menggunakan special tool untuk melepas gigi sprocket (timing sprocket) yang memutar rantai timing (catatan: bukan rantai keteng, karena keteng artinya rantai juga, jadi kalau disebut rantai keteng artinya rantai-rantai :P ).
Ini dia keluar dari special tool, jadi nggak usah digetok-getok pakai pahat dan palu :P
Kemudian bearing (main bearing) Kruk as (crank shaft) dilepas, kiri dan kanan, lepascrank pin.
Akhirnya, ini dia nih yang mau diganti lepas juga, atas yang lama, bawah yang baru.
Sewaktu akan dipasang ternyata bagian Crank shaft yang bersinggungan dengan crank pin bearing sudah beralur, jadi dihaluskan dahulu, kalau tidak rapih, dipakai sebentar akan keluar lagi bunyi “mesin jahit” nya.
Setelah dibersihkan, kemudian proses pemasangan setang seher (connecting rod, conrod) yang baru dimulai dengan pemasangan crank pin.
Setang seher (connecting rod, conrod) sudah masuk ditengah-tengah kemudian kruk as sebelah lagi dipasang.
Sebelum dipress sampai posisi jadi, dilakukan pemeriksaan dan penyetelan agar nantinya kruk as menjadi lurus dan seimbang tidak menimbulkan getaran yang kuat (getaran tidak normal) jika mesin berputar pada putaran mesin tinggi.
Nah ini proses paling penting dan sulit, yaitu pemeriksaan kelurusan kruk as (crank shaft),dengan alat dial gauge untuk mencapai hasil kruk as (crank shaftyang lurus dengan toleransi yang sangat kecil, sesuai spesifikasi mesin sepedamotor.
Demikianlah proses penggantian setang seher (connecting rod, conrod), terimakasih untuk Oom Yusai (Oom Broer) dari CAHAYA Motor Jatinegara, yang bersedia saya ganggu untuk pembuatan tulisan ini.
Tambahan foto, ini adapter untuk timing sprocket, beda-beda ukuran sesuai jenis sepedamotornya (kalau mesin 2 langkah tidak perlu pakai).
Salam,
bengkelsepedamotor
Share this post
  • Share to Facebook
  • Share to Twitter
  • Share to Google+
  • Share to Stumble Upon
  • Share to Evernote
  • Share to Blogger
  • Share to Email
  • Share to Yahoo Messenger
  • More...

0 komentar

 
© OTOMOTIF MEDAN DAN NASIONAL
Designed by Otomotif Medan Cooperated with GTRSP
Released under Creative 6712
Posts RSSComments RSS
Back to top