Rabu, April 23

Efek Mencampur Pertamax Dengan Premium


Efek Bahaya Pertamax Dicampur Premium
Pertamax dicampur premium? Apakah berbahaya? Simak penjelasan aman tidaknya pencampuran pertamax dan premium sebelum anda melangkah lebih jauh.


Orang masih berharap agar pertamax berharga murah, melihat performa mesin menggunakan pertamax, selain asap buangan lebih ramah lingkungan, tentu bisa memperoleh akselerasi mesin paling diinginkan. Namun, pertamax bukanlah produk biasa dengan harga murah. Ada teknologi tambahan sehingga pertamax bisa dihasilkan, ini menjadikannya selalu mahal. Lebih mahal daripada premium. Tak urung, impian memperoleh bahan bakar dengan nilai oktan baik,pertamax, ditoleransi dengan harga, menjadi sebuah perpaduan/campuran pertamax dan premium.

Namun, amankah mencampur pertamax dan premium?
Kita bahas sifat-sifat pertamax dan premium. Pertamax terdiri atas molekul-molekul yang bentuknya relatif "bulat" sehingga titik didihnya rendah, terbakar dengan lebih merata, dan pembakaran lebih sempurna. Sebagaimana diketahui, mesin saat ini banyak menggunakan katalis yang tentu saja dapat dirusak oleh hasil pembakaran tidak sempurna pada suhu tinggi.

Molekul yang "bulat" menjadikan sebenarnya molekul pertamax lebih sulit terbakar. Namun, molekul bulat memberi kesempatan kovalen atau interaksi antar molekul relatif rendah, menjadikan titik didih dan titik bakar / oksidasi lebih rendah. Walaupun titik oksidasi lebih rendah, membakar sebuah molekul bulat untuk memutus rantai molekul tentu lebih sulit daripada molekul lurus. Ini memberi peluang molekul -molekul pertamax terbakar bertahap dan sempurna.

Sementara premium, terdiri atas molekul yang dominan lurus. Lurus ini menjadikan kovalen antar molekul relatif tinggi, ini menjadikan titik didih lebih tinggi. Sementara itu, secara jumlah, jumlah panas untuk menyiapkan pembakaran molekul lurus menjadi lebih besar daripada molekul bulat. Panas ini lebih banyak digunakan untuk melawan interaksi kovalen antar molekul.



Molekul lurus, tentu lebih mudah terbakar atau dioksidasi daripada molekul bulat. Ini menjadikan molekul lurus premium dapat terbakar dengan demikian cepat ke semua molekul, menciptakan sebuah ledakan. Tapi, ini terjadihanya ketika interaksi kovalen antar molekul premium telah teratasi, alias panas lingkungan premium telah cukup.

Pembakaran secara meledak atau mendadak banyak, akan menghasilkan panas yang terlalu cepat meningkat, dan akan memicu ledakan lebih hebat lagi. Selain itu, jika suplai oksigen tidak mencukupi dari kebutuhan, pembakaran meledak ini menjadikan terjadi hasil pembakaran tidak sempurna, entah itu jelaga ataupun karbon monoksida.

Dalam kendaraan bermotor, telah terpasang katalis untuk mengupayakan hasil pembakaran tidak sempurna itu diubah menjadi hasil pembakaran sempurna. Namun, masih ingatkah, bahwa pengubahan itu tidak berlangsung 100%. Masih ada hasil pembakaran tidak sempurna akan keluar dari knalpot dan beredar di atmosfer.

Dua Pilihan Utama Kombinasi Premium dan Pertamax
Berdasarkan sifat-sifat premium dan pertamax, maka ada dua pilihan utama kombinasi, premium lebih banyak atau pertamax lebih banyak. Nanti, akan ada hasil tengah, yaitu pertamax seimbang dengan premium.

Pilihan 1: Pertamax lebih banyak

Pertamax akan teroksidasi lebih dahulu, menciptakan panas yang meningkatkan kemungkinan molekul premium menurun interaksi kovalennya. Ketika panas pembakaran cukup, semua molekul bahan bakar dan oksigen aktif, namun tentu saja keaktifan molekul premium lebih rentan atau lebih mudah terbakar daripada molekul pertamax. Karena jumlah molekul pertamax lebih banyak daripada molekul premium, ketika oksigen hendak mengoksidasi, lebih mungkin dia bertemu dengan molekul pertamax yang lebih sulit dibakar. Hasilnya, pembakaran dengan kombinasi ini mendekati pertamax dan pembakaran relatif sempurna.

Pilihan 2: Premium lebih banyak

Jika ini terjadi, maka terjadi sebaliknya saat suhu pembakaran mencukupi. Molekul oksigen lebih mudah menemukan molekul yang mudah dibakar daripada yang sulit dibakar. Karena bertemu lebih banyak dengan molekul mudah terbakar, suhu naik demikian cepat, dan ini akan menjadikan molekul pertamax memperoleh suhu yang lebih dari suhu pembakaran normal.

Dapat dibayangkan, molekul yang bulat dan padat, diberikan suhu tinggi, akan terbakar dengan cepat. Karena semua molekul dalam suhu jauh di atas titik pembakaran akan meledak. Dan molekul padat dan bulat, tentu akan menghasilkan hasil pembakaran yang volumenya lebih besar daripada molekul berantai lurus. Maka terjadikan ledakan sebagaimana bom.

Ledakan ini volume ini dapat berpengaruh kepada ruang mesin. Jika ruang mesin sering diberikan ledakan volume demikian, katup-katup mesin mudah rusak.

Bagaimana Kesimpulannya?
Kita ingin kinerja mesin tinggi. Namun, tentu tidak menyenangkan jika mesin atau kendaraannya rusak. Kita akan lebih suka mesinnnya berumur lebih lama. Maka, berdasarkan penjelasan efek kombinasi pertamax dan premium, jika pertamax dan premium dicampur, sebaiknya porsi pertamax lebih dari porsi premium.

Lebih baik menggunakan premium saja daripada mencampur pertamax dan premium dengan porsi premium lebih dari pertamax.

Demikian, semoga bermanfaat artikel pencampuran pertamax dan premium ini. 

0 komentar: